7TH DAY IN SOUTH KOREA : NAMI ISLAND AND EDAE

1:24 AM

Happy Holiday, everyone!

Tanggal 4 April 2013 adalah hari ketujuh kami berlibur di Korea Selatan. Masih di Seoul, hari ini kami akan mengunjungi objek wisata terkenal lainnya di Korea Selatan, yaitu Nami Island. Nami island, seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, adalah tempat Shooting drama korea berjudul Winter Sonata. Entah mengapa, sepertinya banyak tempat shooting drama di Korea Selatan yang dijadikan objek wisata. Nami Island adalah tempat kedua yang kami kunjungi, yang pertama adalah Abai Village di Sokcho.

Menuju Nami Island, kami harus naik Shuttle Bus dari Seoul. Tentu saja sebelumnya kami harus reservasi tiket Shuttle Bus terlebih dahulu. Reservasi bisa dilakukan dengan menggunakan email atau telepon umum di Korea. Tetapi, waktu itu kami memilih untuk meminta bantuan dari Staff Tourist Information yang ada di Seoul. Caranya sangat mudah, kami hanya menanyakan tentang Shuttle Bus menuju Nami Island dan kemudian meminta agar Staff tersebut bersedia melakukan reservasi tiket atas nama kami. Setelah itu, kami hanya harus datang ke tempat pemberhentian Shuttle Bus menuju Nami Island.

Nami Island adalah sebuah pulau berbentuk bulan sabit yang terletak di provinsi Gyeonggi, bukan di Seoul. Oleh karena itu, kami tidak bisa naik Metro untuk menuju Nami Island. Dari Seoul, ada dua Bus Stop untuk menuju Nami Island, yaitu di Insa-dong dan Jamsil Station. Namun, saat kami menanyakan kembali, ternyata hanya ada satu Bus Stop, yaitu di Jamsil Station. Dari Hostel, kami naik Metro menuju Jamsil Station. Kami kemudian keluar dari exit #4 dan berjalan lurus terus hingga menenukan Shuttle Bus menuju Nami Island. Shuttle Bus ini berhenti di tepi jalan didepan Lotte Mart Building. Tidak ada halte untuk mengidentifikasi tempat pemberhentian Shuttle Bus, jadi yang harus kami lalukan adalah bertanya kepada orang-orang sekitar. Harga tiket Shuttle Bus menuju Nami Island adalah 23.000 won. Harga tiket tersebut sudah termasuk harga tiket Bus dan tiket masuk ke Nami Island.

Tiket Shuttle Bus Pergi

Tiket Shuttle Bus Pulang

Tiket Masuk Nami Island



Setelah tiba di Nami Island Bus Stop, kami turun untuk kemudian naik Kapal menuju Nami Island. Kapal transportasi menuju Nami Island memiliki interval keberangkatan kira-kira 15 menit sekali. Sebenarnya, sebelum kami berangkat menuju Nami Island, Jake mengatakan kepada kami bahwa tidak akan ada apa-apa di Nami Island. Namun, kami tetap memutuskan untuk pergi. Below are the pictures to enjoy~

Kapal menuju Nami Island














See the words in bahasa? :')


Shuttle Bus to Nami Island


Nami Island, terntu paling indah jika dikunjungi pada musim gugur ketika daun-daun berubah menjadi kemerahan, atau pada musim dingin ketika salju menutupi seluruh pulau. Saat itu, kami memang datang ketika awal musim semi ketika rumput bahkan belum kembali hijau. Tetapi kami tentu saja menikmati perjalanan santai kami di Nami Island. It is really worth to visit.

Shuttle Bus kemudian kembali mengantar kami ke Jamsil Station, kami kemudian melanjutkan perjalanan kami ke Gangnam.

Siapa yang tidak tahu lagu Gangnam Style? Lagu Psy tersebut juga merupakan salah satu penyebab mengapa kami ingin mengunjungi kawasan Gangnam. Sore itu, kami menyusuri jalanan di kawasan Gangnam. Didaerah ini juga terdapat berbagai macam jenis toko.

Media Pole










Setelah menikmati petang hari di Gangnam, kami kemudian naik Metro menuju Edae. Edae atau Ewha Womans University adalah kawasan yang terkenal di Seoul. Di sekitar Edae, banyak penjual baju, sepatu, kaos kaki, hingga berbagai toko kosmetik. Kawasan ini terkenal sebagai kawasan belanja dengan harga yang terjangkau.

Ewha Womans University

Snack Booths in Edae

Sausage and Hotbar



Big Highheels in Edae

Shoes



Edae menjadi tujuan terakhir kami pada malam itu. Setelah puas berbelanja dan melihat-lihat kami kembali menuju Hostel untuk beristirahat.


You Might Also Like

0 comments